JAKARTA, investor.id - PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) mencatatkan (listing) perdana sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (9/11/2022).
KDTN menggelar initial public offering (IPO) dengan melepas 250 juta saham atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO di harga Rp 150 per saham. Di mana masa penawaran umumnya berlangsung pada 1-7 November 2022. Dana yang diraih perseroan dari IPO sebesar Rp 37,5 miliar. Penjamin pelaksana emisi efek aksi ini adalah Victoria Sekuritas Indonesia.
Direktur Utama Puri Sentul Permai Xaverius Nursalim mengatakan, dari laporan yang disampaikan Victoria Sekuritas, terdapat kurang lebih 20.000 investor yang berpartisipasi dalam IPO perseroan.
“Puji syukur bahwa hari ini saya dapat berita dari Victoria ada kurang lebih 20 ribu investor yang telah masuk ke saham kami dan ini menjadi aset yang luar biasa buat kami,” papar Xaverius dalam seremoni pencatatan perdana saham KDTN di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (9/11/2022).
Pihaknya mengapresiasi sebesar-besarnya investor yang telah berpartisipasi. Karena itu, KDTN berencana membagikan dividen di akhir tahun ini sebesar 60% dari laba bersih.
“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada para investor yang telah mendukung kami men-support kami dan untuk itu kami sepakat dengan komisaris dan para pemegang saham bahwa PT Puri Sentul Permai Tbk atau KDTN mulai akhir tahun ini kita sudah mulai akan membagi dividen sebesar 60%. Kita sudah intip pembukuan kami membukukan keuntungan yang baik,” terang dia.
Editor : Theresa Sandra Desfika (This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.)